Ini di dapat dari whatsapp seorang teman, namun dia enggan untuk memposting di sosial media. entah lah.. alasannya sih karena (dia) tidak ada waktu, gak sempat..
well, OK deh.. saya aja kalo gitu yang membagikan tulisan itu disini.
Ibu/Bapak.. aku juga ingin mengenalmu...
1. Ibu/Bapak, jangan risau apa yang belum bisa kulakukan. Lihatlah apa yang sudah bisa kulakukan. Lihatlah lebih banyak kelebihanku.
2. Ibu/Bapak, aku memang belum bisa berhitung, tapi lihatlah aku bisa bernyanyi dan selalu tersenyum ceria.
3. Ibu/Bapak, jangan keluhkan aku yang tidak bisa diam. Lihatlah energiku ini, bukankah kalau aku jadi pemimpin, aku butuh energi sebesar ini?
4. Ibu/Bapak, jangan kau bandingkan aku dengan anak lain. Lihatlah aku tidak pernah membandingkanmu dengan orangtua yang lain. Aku ya aku. Unik. Dan hanya aku.
5. Ibu/Bapak, jangan bosan dengan pertanyaan-pertanyaanku. Lihatlah besarnya rasa ingin tahuku. Aku belajar banyak dari rasa ingin tau.
6. Ibu/Bapak, jangan bentak-bentak aku. Lihatlah aku juga punya perasaan seperti engkau juga memilikinya. Aku sedang mempelajari memperlakukanmu kelak.
7. Ibu/Bapak, jangan ancam-ancam aku seperti engkau juga tidak suka diancam orang lain. Lihatlah aku sedang memahami keinginanmu.
8. Ibu/Bapak, janganlah melihat nilaiku yang rata-rata atau biasa-bisa saja. Lihatlah aku mengerjakannya dengan jujur. Lihatlah aku sudah berusaha.
9. Ibu/Bapak, aku memang belum bisa membaca, namun lihatlah aku bisa bercerita. Pada saatnya aku akan bisa. Aku hanya butuh engkau percaya.
10. Ibu/Bapak, aku memang kurang mengerti matematika, tapi lihatlah aku suka berdoa dan aku senang sekali mendoakan yang terbaik untukmu.
11. Ibu/Bapak, aku memang banyak kekurangan tapi aku juga punya kelebihan. Bantu aku agar kelak kelebihanku berguna bagi sesama.
12. Ibu/Bapak, hubungan kita sepanjang jaman. Bantu aku mengenalmu dengan cara aku belajar bagaimana engkau mengenalku.
13. Ibu/Bapak, aku ingin mengenangmu sebagai yang terbaik. Ajari kau dengan melihat yang terbaik dariku, sehingga aku bangga menyebut namamu.
14. Ibu/Bapak, semoga kita punya cukup waktu untuk saling mengenal dan memahami, aku belajar melihatmu dari cara engkau melihatku.
*Psikologi Anak (sent by Whatsapp from a friend)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar